Industri · Batubara (Coal)
Analisa per 12 Okt 2026 · kemarin
Analisa per 12 Okt 2026 · kemarin

Batubara (Coal)

NORMALAnalisa per 12 Okt 2026 · kemarin

HBA 6.322 GAR terakhir 122.52 USD/t = +8.5% vs rata-rata 12 bulan (112.93) → level NORMAL. Arah DATAR (-1.9% dalam 4 periode HBA terakhir).

Fase = level (NORMAL) × arah (DATAR). Siklus tidak menghalangi pembelian.

HBA 6.322 GAR
$122.52
/ton · 2026-10-01
HBA 5.300 GAR
$93.94
/ton · 2026-09-15
HBA 4.100 GAR
$63.17
/ton · 2026-09-15
NEWCASTLE
$148.85
/ton · 2026-10-12
STOCK PICK #1
BSSR
skor 100/100 · LAYAK

Fundamental Komoditas & Industri dikurasi 27 Sep 2026 · 15 hari lalu

Konten dikurasi manual dengan sumber per kartu. Fakta struktural (regulasi, struktur industri) berlaku lama; fakta dinamis (harga, data bulanan) bertanggal — cek tanggalnya di tiap kalimat.

Gambaran Industri
  • Indonesia adalah eksportir batubara termal terbesar di dunia.
  • Produksi 2025 (realisasi ESDM): 817,48 juta ton — 63,89% ekspor, 30,2% domestik, 5,9% stok.
  • 2026: kuota RKAB awal ±600 juta ton. Realisasi Jan–Jul 2026 423,71 juta ton (63,82% ekspor, 26,86% domestik, 9,32% stok); Dirjen Minerba (10 Sep 2026) memproyeksikan produksi setahun ±720 juta ton (±60 juta ton/bulan, −12% dari 2025) — rata-rata bulanan turun ±8 juta ton dibanding 2025.
  • Semester I 2026 (ESDM): produksi 367,06 juta ton (61,18% kuota RKAB); ekspor 231,06 juta ton senilai US$14,09 miliar; pasokan DMO 81,58 juta ton.
  • Meski volume turun, PNBP batubara Jan–Agu 2026 mencapai Rp66 triliun (periode sama 2025: Rp59 triliun) karena harga naik.
Supply–Demand Global
  • IEA (Coal Mid-Year Update 2026): permintaan batubara global 2025 8,84 miliar ton (+0,3%, rekor); 2026 diproyeksikan +1,2% ke 8,94 miliar ton — rekor baru. Proyeksi ini berbalik dari laporan Desember 2025 (turun tipis) karena konflik Timur Tengah (gas mahal → peralihan gas ke batubara) dan El Niño kuat (beban pendinginan naik, hidro turun).
  • Perdagangan seaborne batubara termal 2026 diproyeksikan turun tipis ke ±1.062 juta ton (2025: ±1.074 juta ton); impor seaborne termal China turun ke ±310 juta ton (2025: 325) dan India ke ±160 juta ton (2025: 167) — IEA.
  • China: permintaan 2026 +1% ke ±5 miliar ton; produksi Juni–Juli 2026 turun ±10% y/y (terdalam sejak 2016) karena inspeksi keselamatan pasca kecelakaan tambang fatal di Shanxi (Mei) — lebih dari 100 tambang (>100 juta ton/tahun) ditutup sementara (IEA).
  • India: permintaan 2026 diproyeksikan +4,2% ke 1.353 juta ton, tetapi produksi domestik rekor ±1.095 juta ton menekan impor; ASEAN (Indonesia konsumen terbesar) terus tumbuh ke ±574 juta ton (IEA).
Tren Harga Komoditas
  • Newcastle (benchmark termal Asia): 143,75 USD/ton (25 Sep 2026) — naik ±9,5% dalam sebulan dan +35,1% dibanding setahun lalu (Trading Economics); rata-rata Juni 2026 US$139/ton, naik dari US$115 di Februari (IEA). All-time high 457,80 USD/ton (Sep 2022). Penggerak terbaru: gangguan pasokan LNG Timur Tengah mendorong pembangkit di China, Korea, Jepang, dan Eropa beralih dari gas ke batubara.
  • HBA kalori tinggi (6.322 kcal/kg GAR) periode II September 2026: 123,54 USD/ton (Kepmen ESDM 364.K/MB.01/MEM.B/2026), turun dari 126,87 (periode I). Jalur sejak Juli: 126,58 (Jul I) → 131,85 (Jul II) → 124,44 (Agu I) → 124,06 (Agu II) → 126,87 (Sep I) → 123,54 (Sep II).
  • Sepanjang 2025 HBA cenderung turun: 124,01 (Jan 2025) → 98,26 (Des I 2025), karena pasokan global kuat dan China–India menggenjot produksi domestik.
  • HBA ditetapkan 2× sebulan oleh ESDM dan sejak 1 Maret 2025 wajib menjadi acuan harga ekspor.
  • HBA periode II September 2026 kalori lebih rendah: 5.300 GAR 93,94; 4.100 GAR 63,17; 3.400 GAR 44,53 USD/ton (periode I: 95,05 / 65,06 / 44,15). Rata-rata HBA kalori tinggi Jan–Agu 2026: ±111,8 USD/ton (ESDM).
  • World Bank (CMO April 2026): batubara Australia diproyeksikan rata-rata 130 USD/ton pada 2026 dan 115 USD/ton pada 2027 (2025: 108,4).
Ekspor–Impor Indonesia
  • Ekspor 2025 = 63,89% dari produksi 817,48 juta ton (ESDM). IEA mencatat ekspor batubara termal RI turun ke 517 juta ton (2024: 557 juta ton) — penurunan terbesar di dunia — dan memproyeksikan ekspor 2026 turun lagi ke ±495 juta ton.
  • Semester I 2026: ekspor 231,06 juta ton (US$14,09 miliar); tujuan terbesar China 87 juta ton, India 43 juta ton, Filipina 19 juta ton (ESDM). China dan India sama-sama menurunkan impor seaborne pada 2026 (IEA).
  • Juni 2026: pemerintah menahan sebagian penjualan ekspor untuk dialihkan ke PLN. Dari kebutuhan PLN 2026 sebesar 154 juta ton, baru 134 juta ton terkontrak — PLN masih mencari 18–20 juta ton batubara kalori sedang; Menteri ESDM membentuk tim khusus (PLN, BPKP, Itjen ESDM) untuk mengawasi pasokan.
  • DMO (Domestic Market Obligation): harga batubara untuk pembangkit listrik domestik di-cap USD 70/ton — belum berubah sejak 2018. ESDM mengkaji formula baru (Juni 2026), tetapi Menteri ESDM (23 Jun 2026) menegaskan harga DMO tetap dan belum ada keputusan perubahan.
Regulasi Domestik
  • HBA wajib ekspor (Kepmen ESDM 72.K/MB.01/MEM.B/2025, efektif 1 Maret 2025): semua penjualan ekspor batubara wajib mengacu HBA; HBA terbit 2× sebulan; harga DMO listrik tetap USD 70/ton.
  • Royalti progresif (PP 18/2025 dan PP 19/2025, efektif 26 April 2025): tarif royalti mengikuti level HBA — pemegang IUP dari 15% (HBA < USD 70) sampai 28% (HBA >= USD 180); pemegang IUPK juga dikenakan bagian pemerintah 4% dari laba bersih. Konsekuensi: saat harga tinggi, margin tambahan dipotong royalti lebih besar.
  • DHE SDA (PP 21/2026, berlaku 1 Juni 2026; sebelumnya PP 8/2025): eksportir non-migas wajib menempatkan 100% devisa hasil ekspor minimal 12 bulan di rekening khusus bank Himbara; konversi ke rupiah maksimal 50%; PPh atas instrumen penempatan bisa 0% — mengunci likuiditas valas emiten.
  • Kuota produksi via RKAB: kuota 2026 ±600 juta ton. Revisi RKAB dibuka Juli 2026; per 19 Agu 2026 ESDM menyetujui revisi belasan perusahaan batubara (dan belasan nikel) secara selektif tanpa merinci volume — prioritas diberikan pada perusahaan dengan kontribusi royalti/PNBP lebih tinggi.
  • Bea keluar batubara (rencana tarif ±1–5%, target tambahan penerimaan ±Rp20 triliun) BELUM berlaku: tidak jadi diterapkan 1 Jan maupun 1 Apr 2026, lalu 13 Mei 2026 Menkeu dan Menteri ESDM sepakat menunda bea keluar batubara–nikel beserta kenaikan royalti tambang; belum ada tanggal penerapan baru.
  • Ekspor satu pintu lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI; PP 24/2026) untuk batubara, CPO, dan ferroalloy: masa transisi 1 Jun–31 Des 2026 (Permendag 15/2026) — eksportir terdaftar tetap bertransaksi tetapi wajib melapor/dokumentasi lewat DSI; mulai 1 Jan 2027 seluruh proses ekspor (pra hingga pasca kepabeanan) dilakukan DSI. Per 24 Agu 2026 DSI memantau ±6.500 deklarasi ekspor (>US$14 miliar, >90 juta ton). Di forum Coaltrans Asia (Sep 2026) DSI menyatakan tidak mengambil alih pengapalan dan fokus pada tolok ukur harga untuk mendeteksi underinvoicing.
CNBC Indonesia — DHE batu bara cs wajib disimpan… ↗Kontan — mulai 1 Juni 2026 eksportir SDA wajib r… ↗Indonesia Miner — ESDM rolls out RKAB approvals … ↗IMA — revisi RKAB 2026 dimulai Juli (kuota batu … ↗CNBC Indonesia — rencana bea keluar batu bara ta… ↗Kompas — Bahlil: bea keluar batu bara belum berl… ↗CNBC Indonesia — kenaikan royalti & bea keluar r… ↗DDTC — Purbaya–Bahlil sepakat kenaikan royalti d… ↗Danantara — DSI siap operasional (PP 24/2026) ↗Antara — DSI, antara kekuatan baru dan risiko ek… ↗Antara — Permendag 15/2026 atur transisi ekspor … ↗Liputan6 — ekspor batu bara cs lewat DSI berlaku… ↗Rikopedia — Danantara jamin arus ekspor komodita… ↗IMA — Ekspor batubara wajib pakai HBA mulai 1 Ma… ↗Listrik Indonesia — Kupas tuntas royalti PP 18/2… ↗CNBC Indonesia — Royalti batubara BUMI-Adaro cs … ↗Pajak.com — PP 8/2025 dampak likuiditas perusaha… ↗Setneg — Keterangan pers DHE SDA ↗
Supply Chain
  • Struktur rantai pasok (konteks umum industri): tambang open-pit di Kalimantan/Sumatra → kontraktor tambang (overburden removal + coal getting) → hauling → barging sungai → transshipment → kapal ekspor.
  • Pemain terdaftar per mata rantai — kontraktor: BUMA (DOID), Pamapersada (anak usaha UNTR), PTRO, MYOH; logistik/barging: RMKE, TCPI, MBSS, HAIS; trader: SGER.
  • Implikasi investasi: kontraktor dan logistik adalah proxy VOLUME (bukan harga) — mereka dibayar per ton/bcm, sehingga kebijakan pemangkasan produksi 2026 lebih berdampak ke mereka daripada kenaikan harga.
Geopolitik & Faktor Eksternal
  • Konflik Timur Tengah (sejak akhir Feb 2026): gangguan pelayaran di Selat Hormuz mengetatkan pasokan gas dan menaikkan harganya sehingga sebagian sistem listrik beralih ke batubara; IEA merevisi naik proyeksi permintaan 2026 untuk China, Eropa, Jepang, dan Korea. RI ikut melonggarkan produksi: proyeksi 2026 ±720 juta ton vs kuota awal ±600 juta ton.
  • China tetap penekan struktural pasar seaborne Asia (produksi 4,71 miliar ton pada 2025; impor seaborne termal 2026 diproyeksikan turun ke ±310 juta ton), tetapi inspeksi keselamatan pasca kecelakaan tambang Shanxi memangkas produksinya ±10% y/y pada Juni–Juli 2026.
  • Transisi energi: lonjakan 2026 ditopang faktor sementara (gas mahal, El Niño); IEA (Coal 2025) tetap memproyeksikan permintaan mendatar lalu turun perlahan hingga 2030 — batubara termal menghadapi tekanan struktural jangka panjang, sementara coking coal relatif lebih tahan (baja India).
  • Konsentrasi pembeli: China + India menyerap 130 dari 231 juta ton ekspor Semester I 2026 (±56%) — ekspor RI sensitif terhadap kebijakan domestik kedua negara tersebut.
Risiko Utama Industri
  • Harga: reli 2026 ditopang faktor sementara (gas mahal akibat konflik Timur Tengah, El Niño, inspeksi tambang China); World Bank memproyeksikan batubara Australia turun dari 130 (2026) ke 115 USD/ton (2027).
  • Regulasi: royalti progresif memotong upside saat harga tinggi; DHE 100% ditahan 12 bulan di bank Himbara (PP 21/2026); bea keluar 1–5% hanya ditunda, belum dibatalkan; harga DMO US$70 sedang dikaji; kuota RKAB membatasi volume; transisi ekspor satu pintu DSI (penuh 1 Jan 2027) berisiko menambah biaya dan keterlambatan transaksi.
  • Permintaan struktural: transisi energi menekan permintaan termal jangka panjang (IEA: plateau hingga 2030 meski 2026 mencetak rekor).
  • Emiten spesifik: risiko satu tambang (single-asset), umur cadangan, dan disiplin alokasi modal (diversifikasi yang menghancurkan nilai).
Perkembangan 30 hari terakhir ringkasan AI dari 23 judul berita · setiap poin bertaut ke sumbernya
Dibuat 12/10/2026 oleh openai/gpt-oss-120b hanya dari judul berita (Google News). Narasi saja — tidak memengaruhi rating/aksi. Klik sumber untuk memverifikasi.
Harga Batubara — acuan resmi (4 tier HBA) & benchmark global
200400Jan 19Des 20Nov 22Okt 24Okt 26
Coal Australia bulanan (IMF)105,04HBA 6.322 GAR122,52HBA 5.300 GAR93,94HBA 4.100 GAR63,17Newcastle harian (TE)148,85USD/ton · klik legend = tampil/sembunyi · hover = sorot
KPI operasional produsen
Seed manual dari laporan/presentasi emiten (sumber per baris). Tier HBA = acuan harga yang paling dekat dengan kalori produk — laba emiten kalori rendah mengikuti tier bawah, bukan HBA 6.322.
EmitenProduksi (jt t)Penjualan (jt t)Harga jual (US$/t)Biaya tunai (US$/t)Margin tunai (US$/t)Strip ratio (x)Cadangan (jt t)Periode · sumber
AADI68,718,475,6——4,2—2025-12-31 (FY2025), 2026-06-30 (Q2-2026)[1][2][3]
PTBA19,521,1———5,32.8802026-06-30 (H1-2026), 2026-09-15 (Sep-2026 statement)[1][2]
ITMG9,912,381,061,020,010,3—2026-06-30 (H1-2026), 2026-06-30 (Q2-2026)[1][2][3]
BYAN32,9—54,035,019,0—2.0312022-04-01 (JORC Apr-2022), 2026-06-30 (H1-2026)[1]
INDY—14,854,737,317,4——2026-06-30 (H1-2026)[1]
HRUM4,65,1———9,7—2025-12-31 (FY2025)[1]
GEMS55,054,2————8442025-12-31 (FY2025)[1]
BSSR17,817,6————322025-12-31 (FY2025)[1]
BUMI38,538,862,9——7,5—2026-06-30 (H1-2026)[1]
ADMR7,46,3———3,61782025-12-31 (FY2025)[1]
KPI di-seed manual dari laporan/paparan emiten dengan URL per angka; emiten tanpa data tidak tampil. Diperbarui tiap review kuartalan.
Sensitivitas laba: harga jual +US$10/ton
ΔEBITDA setahun ≈ volume penjualan (disetahunkan dari basis seed) × US$10 × kurs, sebelum royalti & pajak (royalti progresif memotong sebagian). % = terhadap EBITDA LTM — makin besar, makin sensitif saham terhadap naik-turunnya HBA.
EmitenVolume/thn (jt t)ΔEBITDA (Rp T)% EBITDA LTM (%)
BUMI77,613,89278,3
INDY29,65,30170,4
GEMS54,29,69162,0
BSSR17,63,15136,5
PTBA42,27,55117,6
ITMG24,64,4069,8
AADI73,613,1763,2
BYAN65,811,7860,7
HRUM5,10,9126,4
ADMR6,31,1215,1
Kalender 60 hari ke depan
15 Okt 2026ACUANHBA periode II terbit (Kepmen ESDM)
31 Okt 2026LKBatas rilis LK Q3-2026 (POJK) — growth & LTM akan diperbarui
1 Nov 2026ACUANHBA periode I terbit (Kepmen ESDM)
15 Nov 2026ACUANHBA periode II terbit (Kepmen ESDM)
1 Des 2026ACUANHBA periode I terbit (Kepmen ESDM)
Cohort Harga — Top 10 Produsen vs Komoditas (indeks = 100)
Indeks di-set ulang ke 100 di awal periode terpilih. Garis putus-putus hitam = harga komoditas (Coal Australia (IMF, bulanan — lag ±13 bln)) — bandingkan saham vs komoditasnya.
100AprMeiJulAguOktSMMT +118%BSSR +53%AADI +19%PTBA +16%ITMG +0%BYAN -4%ADMR -17%INDY -31%BUMI -32%DEWA -36%
SMMT+118%BSSR+53%AADI+19%PTBA+16%ITMG+0%BYAN-4%ADMR-17%INDY-31%BUMI-32%DEWA-36%

Cohort Tahunan — Pola Siklus 2021–2026

Setiap garis = satu tahun kalender, di-indeks 100 di awal tahun. Kalau garis-garis bergerak searah dengan pola berulang → siklikal/musiman; kalau arah tiap tahun berbeda mengikuti harga komoditas → cyclical murni; kalau naik terus konsisten → struktural. Bandingkan chart saham dengan chart komoditas di bawahnya.

Komposit industri (equal-weight) — per tahun
100JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
2021+54%2022+120%2023+156%2024+32%2025+80%2026-7%klik tahun = tampil/sembunyi · hover = sorot
Komoditas per tahun — Coal Australia (IMF, bulanan — lag ±13 bln)
100JanFebMarAprMeiJunJulAguSepOktNovDes
2021+99%2022+85%2023-63%2024-0%2025-16%klik tahun = tampil/sembunyi · hover = sorot
Dividen melalui siklus — median industri
20219.6% (13)202210.9% (17)202311.3% (21)20248.8% (18)20254.7% (21)20264.4% (18)
Median dividend yield emiten pembayar dividen per tahun (angka dalam kurung = jumlah pembayar). Yield = DPS ÷ rata-rata harga tahun itu.

Keputusan per Emiten — Produsen Batubara

Rating = peringkat persentil vs peer × murah-tidaknya vs sejarah emiten sendiri; aksi = rating + syarat waktu. Bobot Valuasi 35% · Kualitas 25% · Growth 15% · Momentum 15% · Risiko 10%. Aksi berubah hanya bila sinyalnya bertahan 3 hari.

Ringkasan keputusan — emiten inti yang likuid
BELI · 0
—
CICIL · 5
BSSR, AADI, ITMG, BYAN, ADMR
TAHAN · 2
PTBA, INDY
KURANGI · 2
DEWA, BUMI
HINDARI · 5
SMMT, HRUM, TOBA, CUAN, IATA
0 TOP PICK dari 29 emiten · 41% emiten likuid di atas MA200 · 89% laba tumbuh y/y · median return 3 bln 7% (+8.7% vs IHSG)
#1BSSRPT Baramulti Suksessarana Tbk · ProdusenRp 5.125LAYAKCICIL
Peringkat komposit 100/100 vs peer · data 90% lengkap · aksi CICIL sejak 12 Okt 2026
Valuasi 35%
90
Kualitas 25%
80
Pertumbuhan 15%
62
Momentum 15%
84
Risiko/Likuiditas 10%
68
Belum punya
Cicil kecil (≤ 1/3 porsi)
Saham layak dimiliki tapi waktunya belum ideal (mahal vs sejarahnya / belum terbukti murah
Sudah punya
Tahan
Tahan. Stop disiplin 4,018.
Stop 4.018MA50 4.512Support 60h 3.886High 52mg 5.250
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Cek yield lolos pada harga ≤ 2,074 (-59.5%) — yield berulang = median 5 thn
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 2,900 (-43.4%)
Perubahan 7 hari: Aksi TAHAN → CICIL
#2AADIPT Adaro Andalan Indonesia Tbk · ProdusenRp 11.700LAYAKCICIL
Peringkat komposit 96/100 vs peer · data 90% lengkap · aksi CICIL sejak 27 Sep 2026
Valuasi 35%
87
Kualitas 25%
73
Pertumbuhan 15%
50
Momentum 15%
82
Risiko/Likuiditas 10%
73
Belum punya
Cicil kecil (≤ 1/3 porsi)
Saham layak dimiliki tapi waktunya belum ideal (mahal vs sejarahnya / belum terbukti murah
Sudah punya
Tahan
Tahan. Stop disiplin 9,443.
Stop 9.443MA50 10.826Support 60h 8.450High 52mg 12.450
#3ITMGPT Indo Tambangraya Megah Tbk · ProdusenRp 25.725LAYAKCICIL
Peringkat komposit 93/100 vs peer · data 100% lengkap · aksi CICIL sejak 27 Sep 2026
Valuasi 35%
80
Kualitas 25%
84
Pertumbuhan 15%
53
Momentum 15%
57
Risiko/Likuiditas 10%
86
Belum punya
Cicil kecil (≤ 1/3 porsi)
Saham layak dimiliki tapi waktunya belum ideal (mahal vs sejarahnya / belum terbukti murah
Sudah punya
Tahan
Tahan. Stop disiplin 23,776.
Stop 23.776MA50 25.506Support 60h 23.600High 52mg 28.903
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Cek yield lolos pada harga ≤ 9,004 (-65.0%) — yield berulang = median 5 thn
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 22,006 (-14.5%)
#4PTBAPT Bukit Asam (Persero) Tbk · ProdusenRp 3.230LAYAKTAHAN
Peringkat komposit 89/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi TAHAN sejak 27 Sep 2026 · menunggu konfirmasi → CICIL
Valuasi 35%
76
Kualitas 25%
66
Pertumbuhan 15%
70
Momentum 15%
80
Risiko/Likuiditas 10%
76
Belum punya
Tunggu
Belum ada alasan kuat untuk masuk sekarang — lihat daftar pemicu.
Sudah punya
Tahan
Tahan selama di atas 2,433; tinjau ulang bila rating turun.
Stop 2.433MA50 2.810Support 60h 2.310High 52mg 3.400
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Cek yield lolos pada harga ≤ 637 (-80.3%) — yield berulang = median 5 thn
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 2,278 (-29.5%)
#5DEWAPT Darma Henwa Tbk · ProdusenRp 332NETRALKURANGI
Peringkat komposit 68/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi KURANGI sejak 27 Sep 2026
Valuasi 35%
71
Kualitas 25%
58
Pertumbuhan 15%
56
Momentum 15%
18
Risiko/Likuiditas 10%
48
Belum punya
Jangan beli dulu
Risiko turun lebih besar dari peluang (rating rendah / harga jatuh tajam / siklus kontraksi).
Sudah punya
Kurangi bertahap
Kurangi bertahap, terutama bila tutup di bawah 289.
Stop 289MA50 413Support 60h 326High 52mg 811
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Tren pulih bila harga menutup di atas MA50 413 (+24.4%)
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 129 (-61.3%)
#6BYANPT Bayan Resources Tbk. · ProdusenRp 11.300LAYAKCICIL
Peringkat komposit 64/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi CICIL sejak 9 Okt 2026
Valuasi 35%
48
Kualitas 25%
76
Pertumbuhan 15%
39
Momentum 15%
42
Risiko/Likuiditas 10%
41
Belum punya
Cicil kecil (≤ 1/3 porsi)
Saham layak dimiliki tapi waktunya belum ideal (tren belum pulih
Sudah punya
Tahan
Tahan. Stop disiplin 9,825.
Stop 9.825MA50 12.966Support 60h 10.075High 52mg 17.855
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Tren pulih bila harga menutup di atas MA50 12,966 (+14.7%)
  • Cek yield lolos pada harga ≤ 8,115 (-28.2%) — yield berulang = median 5 thn
Perubahan 7 hari: Aksi KURANGI → CICIL
#7SMMTPT Golden Eagle Energy Tbk · ProdusenRp 3.710NETRALHINDARI
Peringkat komposit 61/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi HINDARI sejak 27 Sep 2026 · menunggu konfirmasi → TAHAN
Valuasi 35%
19
Kualitas 25%
55
Pertumbuhan 15%
87
Momentum 15%
96
Risiko/Likuiditas 10%
20
Belum punya
Hindari
Tidak likuid atau rating terendah dengan tren turun — cari kandidat lain di industri ini.
Sudah punya
Kurangi / keluar
Kurangi/keluar saat ada likuiditas; jangan menambah.
Stop 1.681MA50 2.562Support 60h 1.715High 52mg 3.990
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Masuk lebih aman dekat MA50 2,562 (-31.0%) atau setelah RSI < 70
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 547 (-85.2%)
#8ADMRPT Alamtri Minerals Indonesia Tbk · Produsen (coking)Rp 1.480LAYAKCICIL
Peringkat komposit 57/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi CICIL sejak 27 Sep 2026
Valuasi 35%
44
Kualitas 25%
59
Pertumbuhan 15%
63
Momentum 15%
32
Risiko/Likuiditas 10%
42
Belum punya
Cicil kecil (≤ 1/3 porsi)
Saham layak dimiliki tapi waktunya belum ideal (tren belum pulih
Sudah punya
Tahan
Tahan. Stop disiplin 1,376.
Stop 1.376MA50 1.587Support 60h 1.410High 52mg 2.219
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Tren pulih bila harga menutup di atas MA50 1,587 (+7.3%)
#9INDYPT. Indika Energy Tbk · ProdusenRp 2.610NETRALTAHAN
Peringkat komposit 29/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi TAHAN sejak 27 Sep 2026
Valuasi 35%
37
Kualitas 25%
28
Pertumbuhan 15%
71
Momentum 15%
49
Risiko/Likuiditas 10%
36
Belum punya
Tunggu
Belum ada alasan kuat untuk masuk sekarang — lihat daftar pemicu.
Sudah punya
Tahan
Tahan selama di atas 2,306; tinjau ulang bila rating turun.
Stop 2.306MA50 2.685Support 60h 2.310High 52mg 4.221
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Tren pulih bila harga menutup di atas MA50 2,685 (+2.9%)
  • Cek yield lolos pada harga ≤ 192 (-92.6%) — yield berulang = median 5 thn
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 1,864 (-28.6%)
#10BUMIPT Bumi Resources Tbk · ProdusenRp 165NETRALKURANGI
Peringkat komposit 25/100 vs peer · data 95% lengkap · aksi KURANGI sejak 30 Sep 2026
Valuasi 35%
29
Kualitas 25%
43
Pertumbuhan 15%
58
Momentum 15%
34
Risiko/Likuiditas 10%
63
Belum punya
Jangan beli dulu
Risiko turun lebih besar dari peluang (rating rendah / harga jatuh tajam / siklus kontraksi).
Sudah punya
Kurangi bertahap
Kurangi bertahap, terutama bila tutup di bawah 147.
Stop 147MA50 189Support 60h 147High 52mg 464
Apa yang mengubah aksi ini?
  • Tren pulih bila harga menutup di atas MA50 189 (+14.8%)
  • Cek P/B lolos pada harga ≤ 131 (-20.9%)
Peta Valuasi vs Profitabilitas — EV/EBITDA × ROE
median EV/EBITDA 7.4xmedian ROE 12%MURAH & BAGUS0x15x30x45x0%31%62%BSSRAADIITMGPTBADEWABYANSMMTADMRINDYBUMIHRUMCUANIATAGEMSKKGIMBAPARIIEV/EBITDA (murah ←) · ukuran bubble = market cap
Peer Comparison — 29 emiten (klik kolom untuk sort)
EmitenKategoriHargaMCap (T)EV/EBITDAP/EP/BROE%Margin EBITDA%Div%RevG%LabaG%3 BlnNilai/hari (M)Peringkat ↓
BSSR
PT Baramulti Suksessarana Tbk
Produsen5.12513,45,0x7,7x2,8x36,51713,0*+10.6%+26.9%+31.3%7,1100LAYAKCICIL
AADI
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
Produsen11.70091,14,2x6,3x1,4x22,4238,6+6.1%+10.5%+39.7%104,596LAYAKCICIL
ITMG
PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Produsen25.72528,72,7x7,8x0,8x10,8186,7+15.1%+97.3%+7.5%35,293LAYAKCICIL
PTBA
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Produsen3.23037,25,2x7,8x1,5x18,8153,6+7.7%+218.1%+34.0%88,789LAYAKTAHAN
GEMSTIDAK LIKUID
PT Golden Energy Mines Tbk
Produsen7.60044,77,4x11,1x3,0x28,71411,2-10.1%-29.4%+27.2%1,386NETRALHINDARI
KKGITIDAK LIKUID
PT Resource Alam Indonesia Tbk
Produsen2901,43,9x22,2x0,5x2,564,5*-1.2%+109.6%+16.9%1,182NETRALHINDARI
MYOHTIDAK LIKUID
PT Samindo Resources Tbk
Kontraktor9902,23,3x8,6x0,7x8,2136,6+5.6%-8.1%-4.3%0,379NETRALHINDARI
ADRO
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk
Holding/Diversifikasi2.49071,76,1x6,9x0,9x12,64110,6+16.5%+76.8%+1.6%96,975LAYAKCICIL
ABMMTIDAK LIKUID
PT ABM Investama Tbk
Kontraktor2.6907,46,6x5,0x0,5x9,3163,6-0.1%+41.9%+15.9%1,471NETRALHINDARI
DEWA
PT Darma Henwa Tbk
Produsen33213,03,6x2,9x1,6x55,5730,5+8.7%+163.9%-4.0%257,368NETRALKURANGI
BYAN
PT Bayan Resources Tbk.
Produsen11.300376,718,5x25,4x8,5x33,4312,4+7.3%+17.5%-0.4%22,664LAYAKCICIL
SMMT
PT Golden Eagle Energy Tbk
Produsen3.71012,794,7x159,9x18,8x12,370,0+55.3%+104.7%+104.4%2,161NETRALHINDARI
ADMR
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Produsen (coking)1.48060,511,4x11,1x2,1x18,7373,4+31.5%+24.0%-1.3%48,357LAYAKCICIL
MBSS
PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
Logistik3.9106,812,1x18,4x1,7x9,0560,0-15.1%+0.4%+54.5%9,954NETRALKURANGI
MBAPTIDAK LIKUID
PT Mitrabara Adiperdana Tbk
Produsen1.6602,09,7x29,0x0,6x2,150,0+39.0%+267.6%+23.0%0,250NETRALHINDARI
ARIITIDAK LIKUID
PT Atlas Resources Tbk
Produsen4081,54,5x19,5x1,1x5,570,0+100.4%-2.4%+46.8%0,346NETRALHINDARI
RMKE
PT RMK Energy Tbk
Logistik3267,116,5x22,4x3,7x16,5140,4*+176.7%+89.6%-27.2%34,243NETRALKURANGI
UNTR
PT United Tractors Tbk
Kontraktor24.35085,17,6x11,1x0,9x7,9106,3-14.9%-88.2%-4.4%101,639NETRALTAHAN
SGER
PT Sumber Global Energy Tbk
Trader76511,932,3x53,1x4,9x9,260,0+6.7%+8.8%+89.4%26,436NETRALTAHAN
DSSA
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk
Holding/Diversifikasi965149,317,4x35,9x3,9x12,3200,0-6.0%+2.2%+17.0%470,932NETRALKURANGI
INDY
PT. Indika Energy Tbk
Produsen2.61013,68,1x54,3x0,6x1,280,4+19.9%—+24.9%68,129NETRALTAHAN
BUMI
PT Bumi Resources Tbk
Produsen16561,314,3x28,7x2,3x7,2170,0+27.9%+188.4%+12.2%582,625NETRALKURANGI
HRUM
PT Harum Energy Tbk
Produsen82010,85,3x13,6x0,6x4,6110,0+67.4%+22.6%+6.5%13,321HINDARIHINDARI
TOBA
PT TBS Energi Utama Tbk
Produsen4383,6——1,2x-39,1-94,2+0.5%—+3.8%7,918HINDARIHINDARI
CUAN
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
Produsen65573,620,6x27,0x12,2x43,9170,0+59.3%—+2.3%365,814HINDARIHINDARI
IATA
PT MNC Energy Investments Tbk
Produsen1013,224,6x56,9x1,4x2,4130,0-16.5%-82.4%+71.2%103,911HINDARIHINDARI
TCPI
PT Transcoal Pacific Tbk
Logistik1.8009,038,5x64,5x4,2x6,5130,4+13.0%+23.8%-69.0%14,27HINDARIHINDARI
PTRO
PT Petrosea Tbk
Kontraktor4.04040,829,4x59,1x8,7x14,2100,0+54.9%—+2.0%238,44HINDARIHINDARI
DOIDTIDAK LIKUID
PT Buma Internasional Grup Tbk
Kontraktor2081,5——11,6x-2.123,2-30,0-15.7%—+5.0%1,00HINDARIHINDARI
Di-exclude: FIRE (market cap < Rp 1 T (Rp 0.15 T)) · GTBO (market cap < Rp 1 T (Rp 0.59 T)) · COAL (market cap < Rp 1 T (Rp 0.19 T)) · HAIS (market cap < Rp 1 T (Rp 0.45 T))
Memuat rekam jejak…
Metodologi & Sumber Data

EV/EBITDA = metrik valuasi utama sektor tambang (netral struktur modal & D&A besar). Kontraktor/trader/logistik/holding maks LAYAK. Emiten pelapor USD: item absolut dikonversi ke IDR, P/B dikoreksi ÷ kurs, EV/EBITDA dihitung sendiri. Framework v2 (laporan3): skor = PERINGKAT PERSENTIL 0–100 terhadap peer (bukan z-score), metrik hilang menurunkan coverage (bukan dinetralkan). Rating = kuartil komposit × cek absolut vs histori emiten sendiri (yield, P/B, posisi harga 5 thn, multiple vs riwayat kita). Aksi (BELI/CICIL/TAHAN/KURANGI/HINDARI) = rating + syarat waktu (fase industri, tren MA50, overbought, pisau jatuh, bandar, event), berubah hanya bila bertahan 3 hari. Fundamental: laporan kuartalan Yahoo Finance, LTM dihitung sendiri (FY + YTD − YTD lalu). Bukan rekomendasi — alat bantu keputusan.

Harga & laporan keuangan emiten: Yahoo Finance · HBA 4 tier: Kepmen ESDM (via media resmi, seed ber-sumber 2×/bulan) · Newcastle: TradingEconomics · Histori bulanan: IMF PCPS via DBnomics · Konten kualitatif: dikurasi dengan sumber per kartu. (konten terakhir di-update 2026-09-28).

Data analisa: 2026-10-12. Bukan rekomendasi jual/beli — alat bantu keputusan berbasis data. Skor dihitung rules-based tanpa AI.