📖 Cara membaca radar ini(klik untuk buka/tutup)
Pertanyaan yang dijawab halaman ini: kalau mau memegang mata uang asing untuk melindungi nilai dari pelemahan Rupiah, mana yang layak, apakah sekarang harganya wajar, dan berapa bunga yang kamu korbankan dibanding deposito Rupiah. Tiga hal itu sengaja dipisah menjadi tiga angka.
Kekuatan (0–10) = apakah mata uangnya secara struktural menguat vs IDR: tren (harga di atas rata-rata 50 & 200 hari), momentum (menguat di 1 bln / 3 bln / 6 bln / 1 thn), stabilitas (volatilitas vs mata uang lain). Ini yang menentukan label KUAT / NETRAL / LEMAH. Catatan jujur: Kekuatan tinggi berarti "sudah menguat belakangan ini", bukan jaminan akan terus menguat.
Timing masuk (0–10) = apakah sekarang saat yang masuk akal untuk membeli: valuasi (posisi harga dalam rentang 5 tahunnya — makin murah makin tinggi skornya) + carry (bunga riil negara penerbit). Label MURAH / WAJAR / MAHAL memakai persentil 5 tahun yang sama (persentil < 40 murah, ≥ 75 mahal) — definisi yang sama dengan Peta Valuasi di bawah. Chip kecil "1 thn" muncul hanya jika pandangan 1 tahun berbeda. Mata uang tanpa suku bunga acuan (SGD, AED) tidak punya komponen carry → ditulis n/a, bukan dipaksakan.
Peringkat = rata-rata Kekuatan dan Timing masuk, jadi mata uang yang kuat tapi sudah sangat mahal tidak lagi otomatis nomor satu. Mata uang kuat yang sedang mahal lebih cocok dicicil (DCA); mata uang murah tapi lemah bisa jadi value trap.
vs deposito IDR = bunga riil mata uang itu (suku bunga − inflasi negaranya) dikurangi bunga riil Rupiah (+2,56%). Minus = tiap tahun kamu melepas bunga sebesar itu demi lindung nilai — anggap sebagai premi asuransi, pastikan itu keputusan sadar. Plus = lindung nilai sekaligus dapat bunga lebih. Inflasi negara lain memakai proyeksi tahunan IMF, inflasi Indonesia angka aktual BI — bacalah sebagai kasar, bukan presisi.
Warna angka kurs sama dengan Dashboard: merah = mata uang itu menguat vs IDR (Rupiah melemah → lebih mahal kalau kamu baru mau beli), hijau = melemah vs IDR. Merah bukan berarti "jelek" — kalau kamu sudah memegangnya, merah justru untung.
⚠️ Semua angka adalah kurs pasar (bukan kurs bank — bank mengambil spread). Semua skor berbasis aturan, bukan AI. Radar ini alat bantu keputusan, bukan nasihat keuangan. Cek 1–2× seminggu cukup; data diperbarui otomatis 2×/hari.
Pertanyaan umum
Ringkasan aturan di halaman ini. Rincian lengkap di Metodologi, istilah di Glosarium.
Apa bedanya skor Kekuatan dan Timing masuk?
Kekuatan (0–10) menilai apakah mata uang secara struktural menguat terhadap Rupiah: tren (di atas rata-rata 50 dan 200 hari), momentum 1/3/6/12 bulan, dan stabilitas. Timing masuk (0–10) menilai apakah sekarang harganya masuk akal: posisi dalam rentang 5 tahun ditambah bunga riil (carry). Peringkat adalah rata-rata keduanya.
Kapan sebuah mata uang disebut MURAH atau MAHAL?
Dari persentil 5 tahun terhadap Rupiah: di bawah persentil 40 disebut MURAH, 40–74 WAJAR, 75 ke atas MAHAL. Definisi ini sama dengan Peta Valuasi di halaman yang sama.
Apa arti kolom "vs deposito IDR"?
Bunga riil mata uang itu (suku bunga dikurangi inflasi negaranya) dikurangi bunga riil Rupiah (BI Rate dikurangi inflasi). Nilai minus berarti Anda melepas sebagian bunga setiap tahun demi lindung nilai.